![Salah satu adegan film "Paranormal Activity 3" [AP]](http://www.suarapembaruan.com/media/images/medium2/20111026122535878.jpg)
Sekuel ketiga dari Paranormal Activity berhasil mencuri perhatian penonton bioskop Amerika Serikat dan Kanada. Dalam pekan perdana pemutaranya, film ini langsung mendapatkan US$ 54 juta. Sebuah pendapatan yang tinggi untuk judul horor. Film ini pun disebut-sebut sebagai film horor terlaris pada penanyangan perdananya.
Seri ketiga dari kisah yang dikeluarkan Paramount Pictures itu sebenarnya memiliki budget rendah. Namun kepopularan kisah ini telah mampu menyedot rasa penasaran penonton. Selain melampaui pencapaian dua film keduanya, Paranormal Activity 3 juga berhasil mengalahkan film Jackass 3D yang mendapatkan pemasukan US$ 50,35 juta, tahun lalu.
Jika melihat kisahnya, Paranormal Activity 3 sebenarnya menyajikan bagian awal dari dua kisah sebelumnya. Kisahnya menceritakan tentang sepasang bocah yang bersahabat dengan roh halus yang berdiam di kamar mereka. Sebagaimana dikatakan Don Harris, dari Paramount Pictures, mereka berharap seri terkini Paranormal Activity, dapat tampil lebih baik baik, dari dua seri pendahulunya.
Pada judul pertama, Paranormal Activity, yang memakan biaya US$ 15.000, menjadi fenomena para 2009 ketika diputar, dan menjadi pembicaraan publik yang tak berkesudahan. Film dengan rate-R itu melebihi ekspektasi Paramount Pictures sebelumnya. Seperti dilansir dari laman Aceshowbiz, Rob Moore, wakil ketua Paramount memuji sang sutradara atas pencapaian yang diraih Paranormal Activity 3.
Dia menambahkan, saat ini film tersebut sedang kembali dibuatkan sekuelnya. Berdasarkan catatan yang ada, penonton film ini, 47 persennya berusia lebih dari 25 tahun. Paul Dergarabedian, analisis box office dari Hollywood.com, mengatakan, Paranormal Activity 3 meraih prestasi yang membanggakan akhir pekan lalu karena, kehadiran film debutan lainnya, tampil mengecewakan.
Selain itu, Paranormal Activity telah memilik brand kuat pada pecinta horor. Dominasi horor Paranormal Activity itu berhasil menggeser kisah robot Real Steel, ke urutan kedua. Dengan pendapatan sebesar US$ 11,3 juta, Real Steel meraup US$ 67,2 juta di dalam negeri.
Sedangkan untuk pemutarannya di seluruh dunia, Real Steel memperoleh US$ 153,3 juta. Keperkasaan Paranormal Activity juga berhasil melenyapkan rasa percaya diri para pendatang baru lainnya seperti The Three Musketeers dan Johnny English Reborn.
The Three Musketeers hanya berhasil menempatkan dirinya di urutan keempat, dengan pemasukan sebesar US$ 8,8 juta. The Three Musketeers berada di bawah Footloose yang pada pekan kedua pemutarannya mengumpulkan US$ 10,8 juta.
Hasil lebih buruk diraih film rilisan Universal, Johnny English Reborn. Judul yang merupakan sekuel film parodi mata-mata dengan bintang komedian Inggris, Rowan Atkinson, hanya mendarat di nomor delapan, dengan pendapatan sebesar US$ 3,8 juta.
Padahal dalam distribusi internasional, film ini mampu meraih angka US$ 104,5 juta.
Di antara Johnny English Reborn dan The Three Musketeers terdapat judul-judul dari pekan sebelumnya, seperti The Ides of March, Dolphin Tale, dan Moneyball. Dolphin Tale dan Moneyball hingga pekan kelima pemutarannya masih mampu bertahan di daftar sepuluh besar box office Amerika Serikat dan Kanada. Selain ketiga film itu, judul lain yang masih bertahan adalah The Thing dan 50/50 .
Tidak ada komentar:
Posting Komentar